Siang itu aku baru persiapan untuk terbang sore. Putraku si bontot yang saat itu masih duduk di bangku SD kelas 1, tiba-tiba nyelonong ke kamar tidurku dan berdiri disampingku, sambil menatap aku yang sedang merias diri untuk make up terbang. Putraku terus mengamati aku dari cermin hias depanku. Kemudian dia bertanya padaku " Ibu, nanti Ibu pulang terbangnya malam lagi ya ?" Aku tersenyum dan memeluk si bontot sambil meng"IYA"kan. Kemudian dia menjawab ",Biarpun Ibu pulang malam, tapi aku pasti bangun kok,ntar kalo pas Ibu pulang terbang. Soalnya aku denger Ibu buka pintu depan". Sudah sejak dulu putraku, Mas Afy punya kebiasaan yang bikin makin aku jatuh cinta padanya, selarut dan semalam apapun bahkan hampir menjelang subuh....asal tau aku pulang terbang , pasti langsung terbangun menghampiri jendela kamar tamu depan .Begitu pintu kamar tamu dibuka si Mbak, pasti dia berdiri menatapku sambil membawa "bantal keplek" teman tidurnya.
Ketika aku selesai berdandan dan bangkit memakai stocking warna charcoal-ku, tiba-tiba saja Afy berkata padaku ", Ibu, emang kalo Ibu lagi kerja,pakai kaos kaki panjang segitu - enggak di marahin sama Boss-nya Ibu yang dikantor?
Aku jawab dengan tersenyum ", Enggak sayaaaang....Bossnya Ibu enggak marah kalo Ibu pake kaos kaki panjang seperti ini. Karena ini bikin kaki kita enggak sakit di pesawat, Ini namanya stocking, sayangku..."
Masih dengan muka penasaran , putraku ,menjawab" Oooooh gituuu ? Ibu tau nggak ? Kemaren aku NEGUR PAK GURU dikelasku. Soalnya Pak Guru marahin Selma dan teman-teman cewek sekelas aku yang pada pake kaos kaki panjang selutut."
Aku mengernyitkan dahi sambil memakai seragam terbangku "Mas Afy marahin Pak Guru gara-gara kaos kaki Selma dan teman-temannya ? Kenapa Mas Afy bisa marahin Pak Guru ?"
Dengan penuh percaya diri Afy menjawab "Iya Ibu, aku marahin Pak Guru. Soalnya Ibu kan pernah bilang ke aku : cowok itu gak boleh marah-marahin cewek .Apalagi marahnya didepan kelas,Bu ? Aku bilang ke Pak Guru...Pak, Bapak nggak boleh marahin teman-teman cewek kelas aku, hanya gara-gara pake kaos kaki yang panjangnya selutut. Bapak tau enggak ? Ibuku aja,....kalo terbang tiap hari, pakai kaos kaki yang panjangnya sampai ke celana ( stocking yang biasa aku pakai terbang, mungkin maksudnya anakku ) itu, Boss-nya Ibu nggak pernah tuch marahin Ibu aku? Hanya gara-gara memakai kaos kaki yang panjangnya lebih daripada lutut? Kenapa Bapak marahin mereka ?"
Hihihihi....tak bisa kubayangkan reaksi Pak Guru mendapat teguran dari muridnya tentang kaos kaki panjang saat itu .
Kamis, 31 Maret 2011
Senin, 28 Maret 2011
Aku mengalami serangan "Syndrome Ditinggal Pembantu Pulang Mudik" tingkat tinggi
Dear Mbak Atmini,
Mbak apakabarnya di sana desa Kaliangkrik ? Pasti udaranya masih tetap sejuk dilereng pegunungan dan panen cabe merahnya sukses ya para sanak-tani di sana ? Mbak Atmini kapan balik lagi kerumah, kan janjinya cuma smp Jumat ? Lhaaa ini udah hampir mo seminggu koq mbak Atmini gak balik lagi ke rumahku ? Masa kata si kakak, Mbak itu disuruh pulang ma bapaknya Mbak Atmini, krn mbak mo dinikahkan sama seseorang ? Bener ya Mbak ?
Mungkin begitulah kira-kira curahan hatiku & kata-kata yang bisa aku kirim surat buat mbak aku didesanya sana. Satu per satu, aku dan Ibundaku "tumbang badannya" karena override tugas Miss Atmini. Huuufff, ternyata berat juga yach, apa yang dikerjakan si embak tiap hari ngurus kebersihan rumah ini ? Padahal aku uda bagi tugas ama Ibundaku selama si embak pergi. Belum sampai seminggu aku & Ibunda udah manggil tukang pijet keluargaku Mbak JiLah. Ternyata eh ternyata, aku kena flu tulang karena kecapaian. Dan ibuku juga diserang "enter wind alias masuk angin" tubuhnya menurut diagnosa dari jari-jemari Mbak Jilah tadi.
Seingatku dari sejak tinggal di Bali dulu, aku emang udah mulai terserang penyakit Syndrome Ditinggal Pembantu Pulang Mudik ,disingkat menjadi Syndrome DPPM level tingkat tinggi. Orang lain ada yang punya syndrome suara sirine mobil ambulance lewat, ato liat kecoak,tikus,ular atau takut pada ruang sempit. Tapi aku aneh sendiri, takut ditinggal pembantu lebih dari seminggu. Sampai sekarang aku tidak tau cara mengatasinya. Apalagi kalo menjelang lebaran haduuuuhhhh....si mbak baru bilang "Ibu, saya puasa minggu terakhir pulang mudiknya boleh ya ?" Baru dikasih tau gitu aja sama Mbak , belum sampai ditinggal mudik badanku rasanya udah PATING KREJUT-KREJUT tulangnya.Belum lagi kalo ditambah dengan anak kalimat "Ya kira-kira saya balik kesini setelah H+10. Bolehkan, Bu ? Soalnya kan cuma setahun sekali, Bu."
Rasanya lambungku tiba-tiba jadi mual membayangkan hidup tanpa si Mbak selama itu.
"Mbak Atmini....cepat balik kesini yaaaa....? Aku ternyata tak bisa & tak sanggup jauh dari dirimu,Mbak. Ternyata lebih sakit (badan) ditinggal pembantu daripada ditinggal sebuah cerita cinta."
Mbak apakabarnya di sana desa Kaliangkrik ? Pasti udaranya masih tetap sejuk dilereng pegunungan dan panen cabe merahnya sukses ya para sanak-tani di sana ? Mbak Atmini kapan balik lagi kerumah, kan janjinya cuma smp Jumat ? Lhaaa ini udah hampir mo seminggu koq mbak Atmini gak balik lagi ke rumahku ? Masa kata si kakak, Mbak itu disuruh pulang ma bapaknya Mbak Atmini, krn mbak mo dinikahkan sama seseorang ? Bener ya Mbak ?
Mungkin begitulah kira-kira curahan hatiku & kata-kata yang bisa aku kirim surat buat mbak aku didesanya sana. Satu per satu, aku dan Ibundaku "tumbang badannya" karena override tugas Miss Atmini. Huuufff, ternyata berat juga yach, apa yang dikerjakan si embak tiap hari ngurus kebersihan rumah ini ? Padahal aku uda bagi tugas ama Ibundaku selama si embak pergi. Belum sampai seminggu aku & Ibunda udah manggil tukang pijet keluargaku Mbak JiLah. Ternyata eh ternyata, aku kena flu tulang karena kecapaian. Dan ibuku juga diserang "enter wind alias masuk angin" tubuhnya menurut diagnosa dari jari-jemari Mbak Jilah tadi.
Seingatku dari sejak tinggal di Bali dulu, aku emang udah mulai terserang penyakit Syndrome Ditinggal Pembantu Pulang Mudik ,disingkat menjadi Syndrome DPPM level tingkat tinggi. Orang lain ada yang punya syndrome suara sirine mobil ambulance lewat, ato liat kecoak,tikus,ular atau takut pada ruang sempit. Tapi aku aneh sendiri, takut ditinggal pembantu lebih dari seminggu. Sampai sekarang aku tidak tau cara mengatasinya. Apalagi kalo menjelang lebaran haduuuuhhhh....si mbak baru bilang "Ibu, saya puasa minggu terakhir pulang mudiknya boleh ya ?" Baru dikasih tau gitu aja sama Mbak , belum sampai ditinggal mudik badanku rasanya udah PATING KREJUT-KREJUT tulangnya.Belum lagi kalo ditambah dengan anak kalimat "Ya kira-kira saya balik kesini setelah H+10. Bolehkan, Bu ? Soalnya kan cuma setahun sekali, Bu."
Rasanya lambungku tiba-tiba jadi mual membayangkan hidup tanpa si Mbak selama itu.
"Mbak Atmini....cepat balik kesini yaaaa....? Aku ternyata tak bisa & tak sanggup jauh dari dirimu,Mbak. Ternyata lebih sakit (badan) ditinggal pembantu daripada ditinggal sebuah cerita cinta."
Jumat, 25 Maret 2011
### MARET DI KOTA DILI ( complimentary for MAS ANANG ) ###
Pagi ini berhubung MISS ATMINI - The Queen of Mountain Sumbing has coming yet to my home. Jadi jabatan kehormatan yang diberikan oleh Ibundaku sbg amanah nan mulia untukku selama Miss Mountain Sumbing tersebut masih off air, adalah diriku yang menjadi deputy care taker tukang sapu-sapu, pel-ngepel and jemur menjemur,ng'gosok klambi dirumah. Untuk itu sebelum melakukan fitness tradisional tersebut aku harus mengisi perutku full tank. Sambil menonton acara gossip disemua stasiun tipi, aku pencetin channel 1 ampe channel 10. Alhasil semua tipi seragam menayangkan acara wedding party-nya sang diva dg termos-nya. Sampai - sampai berita seputar indonesia siang pun ikut menayangkannya.
Yang menarik bukan sang diva-nya bagi aku, sebagai pemerhati masalah sosial ( aku mengangkat diriku sendiri untuk jabatan ini, jadi jangan ada yang protes ! ). Pemerhati masalah sosial ato memperhatikan berita gossip selebriti yang bisa dimulai dari teeeennggg jam 06:00 wib dr sebuah stasiun tipi swasta sampai nanti malam jam 20:00 wib. Mas Anang sang du-gem, duda gembira / duda gemerlap datang dg pasangan barunya yang emang original cantik dari sejak lahir.
Saluuuuut dech buat Anang dengan semua yang telah ia lalui dalam kehidupan pernikahannya, sebagai seorang lelaki, Kayaknya cuma satu per seribu orang yang bisa berjiwa besar seperti Anang. Apalagi dia laki-laki.
Aku angkat topi plus angkat 4 jempoooollll kuw ( jempol kaki kanan-kiriku ditambah jempol jari tangan aku kanan-kiri - aku angkat ke atas semua buat dia ). Sudah datang ke pernikahan sang diva, masih ikhlas mendonasikan lagu pula dipestanya. Pelukan lagi dengan termosnya.....serasa melihat a real drama reality show. Mas Anang ....kayaknya nich akting si Mandala Shoji pun masih kalah jauuuuhhh dengan sikapmu yang begitu santai & gak basi dipesta tersebut.
Orang Jawa bilang itu yang dinamakan duwe watak SATRIO. Ngluruk tanpo bolo, Menang tanpo ngasorake. YOU ARE A REAL GENTLEMAN, Mr. Anang.
Nggak banyak bicara, tapi langsung ngasih contoh keanak-anaknya dengan sikap dan perbuatan dalam mengendalikan emosi. AKU JELAS BELUM TENTU BISA SEPERTI ANANG, padahal aku seorang wanita dan seorang Ibu ( HuuuuHHHH, menyedihkan sekali kamu Inong masa kalah sama cowo, kamu kan perempuan. Per - EMPU -an, seorang wanita yang di "Mpu"kan oleh anak-anakku. Aku harus jujur ( kayak lagunya Keris Patih aje ) , Emotion Quotationku cuma seujung kuku ibu jarinya mas Anang. Baru lihat anak gadisku dari tadi gak mau mandi-mandi sore, padahal udah masuk maghrib aja, rasanya rambutku sudah mau berdiri jegragh-jegragh seperti rambut singa massai afrika. No wonder, suatu siang si bontotku Naafi Diva pernah bilang padaku " Ibu baik dech, tapi kalo udah marah wajahnya Ibu berubah kaya SINGA PADDLE POP " ????!@##$%^
Jadi kalo begitu Oom Anang itu wajahnya dan hatinya justru yang seperti Putri Salju kali ya dedek Naafi ? Lalu Ibu kebagian seperti ratu berhati jahat yang bertanya pada Layar LCD Flatt Screen ( kan udah jaman flatt screen sekarang cerminnya ) : " LCD, LCD flatt screen on the wall, siapakah ibu yang paling ga sabaran di dunia ini ? " Hohoho....no comment.
Seharusnya mbak diva menyanyi lagu Maret di kota Dili, karena sebentar lagi kan mo menetap di kota Dili. Sekalian bikin aja sekolah bina vokalia seperti punya Pak Pranajaya almarhum di negeri tetangga kita tersebut. Sayang banget kalo talenta menyanyi-nya berhenti, seperti komentar Bang Yos, mantan gubernur DKI thdp mbak diva tadi pagi di berita infotainment.
Tapi dalam hati kecil ku bertanya apa mbak diva tidak menyesal melepaskan pria sesabar dan soooo a real gentleman seperti Anang ?
Apapun pujian publik terhadap Anang atas jiwa dan sikap satria-nya, bagiku aku tetap SALUT SAMA IBUNDAnya Anang. Karena dia bisa seperti sekarang itu dalam mengontrol emosinya, pasti karena tempaan dari Ibundanya Anang sejak dia kecil.
Yang menarik bukan sang diva-nya bagi aku, sebagai pemerhati masalah sosial ( aku mengangkat diriku sendiri untuk jabatan ini, jadi jangan ada yang protes ! ). Pemerhati masalah sosial ato memperhatikan berita gossip selebriti yang bisa dimulai dari teeeennggg jam 06:00 wib dr sebuah stasiun tipi swasta sampai nanti malam jam 20:00 wib. Mas Anang sang du-gem, duda gembira / duda gemerlap datang dg pasangan barunya yang emang original cantik dari sejak lahir.
Saluuuuut dech buat Anang dengan semua yang telah ia lalui dalam kehidupan pernikahannya, sebagai seorang lelaki, Kayaknya cuma satu per seribu orang yang bisa berjiwa besar seperti Anang. Apalagi dia laki-laki.
Aku angkat topi plus angkat 4 jempoooollll kuw ( jempol kaki kanan-kiriku ditambah jempol jari tangan aku kanan-kiri - aku angkat ke atas semua buat dia ). Sudah datang ke pernikahan sang diva, masih ikhlas mendonasikan lagu pula dipestanya. Pelukan lagi dengan termosnya.....serasa melihat a real drama reality show. Mas Anang ....kayaknya nich akting si Mandala Shoji pun masih kalah jauuuuhhh dengan sikapmu yang begitu santai & gak basi dipesta tersebut.
Orang Jawa bilang itu yang dinamakan duwe watak SATRIO. Ngluruk tanpo bolo, Menang tanpo ngasorake. YOU ARE A REAL GENTLEMAN, Mr. Anang.
Nggak banyak bicara, tapi langsung ngasih contoh keanak-anaknya dengan sikap dan perbuatan dalam mengendalikan emosi. AKU JELAS BELUM TENTU BISA SEPERTI ANANG, padahal aku seorang wanita dan seorang Ibu ( HuuuuHHHH, menyedihkan sekali kamu Inong masa kalah sama cowo, kamu kan perempuan. Per - EMPU -an, seorang wanita yang di "Mpu"kan oleh anak-anakku. Aku harus jujur ( kayak lagunya Keris Patih aje ) , Emotion Quotationku cuma seujung kuku ibu jarinya mas Anang. Baru lihat anak gadisku dari tadi gak mau mandi-mandi sore, padahal udah masuk maghrib aja, rasanya rambutku sudah mau berdiri jegragh-jegragh seperti rambut singa massai afrika. No wonder, suatu siang si bontotku Naafi Diva pernah bilang padaku " Ibu baik dech, tapi kalo udah marah wajahnya Ibu berubah kaya SINGA PADDLE POP " ????!@##$%^
Jadi kalo begitu Oom Anang itu wajahnya dan hatinya justru yang seperti Putri Salju kali ya dedek Naafi ? Lalu Ibu kebagian seperti ratu berhati jahat yang bertanya pada Layar LCD Flatt Screen ( kan udah jaman flatt screen sekarang cerminnya ) : " LCD, LCD flatt screen on the wall, siapakah ibu yang paling ga sabaran di dunia ini ? " Hohoho....no comment.
Seharusnya mbak diva menyanyi lagu Maret di kota Dili, karena sebentar lagi kan mo menetap di kota Dili. Sekalian bikin aja sekolah bina vokalia seperti punya Pak Pranajaya almarhum di negeri tetangga kita tersebut. Sayang banget kalo talenta menyanyi-nya berhenti, seperti komentar Bang Yos, mantan gubernur DKI thdp mbak diva tadi pagi di berita infotainment.
Tapi dalam hati kecil ku bertanya apa mbak diva tidak menyesal melepaskan pria sesabar dan soooo a real gentleman seperti Anang ?
Apapun pujian publik terhadap Anang atas jiwa dan sikap satria-nya, bagiku aku tetap SALUT SAMA IBUNDAnya Anang. Karena dia bisa seperti sekarang itu dalam mengontrol emosinya, pasti karena tempaan dari Ibundanya Anang sejak dia kecil.
** EaT, PreSenter, and LoVe **
** .E.A.T. **
I have been for 9 days staying in Jogjakarta for good. Before everything goes well, I put on my weight 3 kg's for less than 10 days. Lucky Me ! am not flying anymore...So I have donated my body-scales to my ex maid. No more weighing every months. I EAT a lots, BREAKFAST more and become a food hunting monster.
If all the X-patriades take their breakfast w/ fresh milk + healthy cereals. I take chicken porridge with krupuk kampung from food stall in front of my home every 08:00 wib on the dot.
BRUNCH with a Javanesse traditional salad mixed with peanut sauce and a glass of guava juice...hmmm nyam-nyammm...I can make a delivery order meal, coz the salad mixed stall is belongs to my neighbour.
LUNCH time is always rice and spicy vegetable fried. Take a DINNER with my family and with a glass of hot ginger milk. And sometimes my stomach could not compromised with my tinker brain. It is a big temtation when I heard the noddle waggon man is calling from outside...Tek-Tek-Tek...Mie Ayam for SUPPER.
** PRESENTER **
This is my 1st day to learn about presenter job in a multimedia world. I thaught it is not different with flight stewardess job's when we do make announcements on board the aircraft. My instructure said I sould more faster to speech because they have a limit time in every program. And everytime I make an announcement I should get involved with and into the topic. The 1st time he tested me to make a welcome speech, I forgot to page the audience with " good morning my dear passenger" in front of the camera. Helloooo....where is my brain right now ?
** .L.O.V.E. **
Eventough my daughter cried so hard this morning coz she lost her paper work for her literature assignment.
And we tried to help her to find her paper work, but still we could not find it at her studying room. She cried so loud till she wont go to school, if the paper was not found. I said that I did not see a paper work on the table/her bed since yesterday nite. When I came home from training at noon she was no more crying. She has looked busy with her twitting time on her computer. Suddenly, she kissed my cheek at the dinning room. I said ",Waaaoowww, my girl is no more crying....What happened ???? It is surprised for me." She said that the paper is already on her class mate's hand. Whaaattt ????
No wonder she gave me a spoiled KISS.
I have been for 9 days staying in Jogjakarta for good. Before everything goes well, I put on my weight 3 kg's for less than 10 days. Lucky Me ! am not flying anymore...So I have donated my body-scales to my ex maid. No more weighing every months. I EAT a lots, BREAKFAST more and become a food hunting monster.
If all the X-patriades take their breakfast w/ fresh milk + healthy cereals. I take chicken porridge with krupuk kampung from food stall in front of my home every 08:00 wib on the dot.
BRUNCH with a Javanesse traditional salad mixed with peanut sauce and a glass of guava juice...hmmm nyam-nyammm...I can make a delivery order meal, coz the salad mixed stall is belongs to my neighbour.
LUNCH time is always rice and spicy vegetable fried. Take a DINNER with my family and with a glass of hot ginger milk. And sometimes my stomach could not compromised with my tinker brain. It is a big temtation when I heard the noddle waggon man is calling from outside...Tek-Tek-Tek...Mie Ayam for SUPPER.
** PRESENTER **
This is my 1st day to learn about presenter job in a multimedia world. I thaught it is not different with flight stewardess job's when we do make announcements on board the aircraft. My instructure said I sould more faster to speech because they have a limit time in every program. And everytime I make an announcement I should get involved with and into the topic. The 1st time he tested me to make a welcome speech, I forgot to page the audience with " good morning my dear passenger" in front of the camera. Helloooo....where is my brain right now ?
** .L.O.V.E. **
Eventough my daughter cried so hard this morning coz she lost her paper work for her literature assignment.
And we tried to help her to find her paper work, but still we could not find it at her studying room. She cried so loud till she wont go to school, if the paper was not found. I said that I did not see a paper work on the table/her bed since yesterday nite. When I came home from training at noon she was no more crying. She has looked busy with her twitting time on her computer. Suddenly, she kissed my cheek at the dinning room. I said ",Waaaoowww, my girl is no more crying....What happened ???? It is surprised for me." She said that the paper is already on her class mate's hand. Whaaattt ????
No wonder she gave me a spoiled KISS.
Rabu, 23 Maret 2011
The Pr1nCeSS HoUrS - It'z "Me MeLLoW" T!me
LiVing in the south of Java Island is the most peaceful for me. I've just moved from a capitol city of Jakarta to my hometown JOGJAKARTA. People known this ancient city as a student city and a cultural city. It is about 600 kilometers from Jakarta. You can reach to this city by any transportations such us buses,train, and aeroplanes. It is only for about 50 minutes flying time from CGK.
I live at the downtown of Jokjakarta. So it is very easy for me to get sightseeing when am get bored at home.
This morning ,after my daughter CHINTA (means LOVE, in Bahasa) went to school, I planed to spoiled my self. But,huuuffffhhh, my maid she went back to her village for party. Sooo...I have to fixed my domestic works first. Lucky, my nephew picked me up after I finished my EXCLUSIVE JOB as a home maker....Hiiiihiiihiii, this my big - big problem ,everytime my maid has a privillage time to clubbing at her village,on a Mt.Sumbing Hill's ( is there any club house there for her party or is she also a party goer's ??? )
Never mind I have a privillage time also. I went to Javanesse Traditional Treatment Spa,this afternoon. It is not far away from the Sultan's Palace. Actually, am a little bit surprised when I knew this place was an old Javanesse home. The owner changed the athmosphere become a traditional spa. All the woodens are real old. It looks like we visit to grandma house. All the beauticians are wearing a batik Jogja uniform and mixed with modern jeans on their pants.
They served a traditional Javanesse Body Massage and Scrubbing. You can smell a lavender aromatic oil in all the treatment rooms. The beautician asked U to lay down on a bed which is covered by batik. Then she started to massage all over the body with aromatic oil very gentle. Next she would scrubbed your body with strawberry/honey scrubbing.I fell a slept on that time. Afterwards she asked U to move in another room for sauna on herbs for about 15 minutes, to detox all ur sweat. Then I took a bath with warm water. They put the warm water on a big claypot jug . I feel like a real princess got a real traditional treatment. And the price is worthed for the 4 hours exclusive treatment. That's what a call Princess Hours for my self
I live at the downtown of Jokjakarta. So it is very easy for me to get sightseeing when am get bored at home.
This morning ,after my daughter CHINTA (means LOVE, in Bahasa) went to school, I planed to spoiled my self. But,huuuffffhhh, my maid she went back to her village for party. Sooo...I have to fixed my domestic works first. Lucky, my nephew picked me up after I finished my EXCLUSIVE JOB as a home maker....Hiiiihiiihiii, this my big - big problem ,everytime my maid has a privillage time to clubbing at her village,on a Mt.Sumbing Hill's ( is there any club house there for her party or is she also a party goer's ??? )
Never mind I have a privillage time also. I went to Javanesse Traditional Treatment Spa,this afternoon. It is not far away from the Sultan's Palace. Actually, am a little bit surprised when I knew this place was an old Javanesse home. The owner changed the athmosphere become a traditional spa. All the woodens are real old. It looks like we visit to grandma house. All the beauticians are wearing a batik Jogja uniform and mixed with modern jeans on their pants.
They served a traditional Javanesse Body Massage and Scrubbing. You can smell a lavender aromatic oil in all the treatment rooms. The beautician asked U to lay down on a bed which is covered by batik. Then she started to massage all over the body with aromatic oil very gentle. Next she would scrubbed your body with strawberry/honey scrubbing.I fell a slept on that time. Afterwards she asked U to move in another room for sauna on herbs for about 15 minutes, to detox all ur sweat. Then I took a bath with warm water. They put the warm water on a big claypot jug . I feel like a real princess got a real traditional treatment. And the price is worthed for the 4 hours exclusive treatment. That's what a call Princess Hours for my self
Selasa, 22 Maret 2011
The TruE Story Of A Cabin Crew - Part 2
During training in flight academy at Kelana Jaya, we found a lots of experiences as initials crews. They taught us about aviations,safety & emergency procedures,service wise,courtesy,grooming, and first aids. Every week we got examination.It looked likes we wanted to throw up in every Friday.Actually, It was a hardtime for us.
After 3 months training, we got graduation day together with lokal crews,Japanesse crews,Thai crews & Bangladeshi crews. We should made a cultural exhibitions on each batch. We,all the Indonesian crews,batch 336 performed a traditional Minangkabau's dance and sang a song "Mana Di Mana Anak Kambing Saya". The Japanesse Crews performed " The Journey Of Sukiyaki" dance. Also the Bangladeshi crews performed a traditional dance with some jugs on their shoulders and made a small circle together.
After graduation day,we got SNY flight or Super Numery Flight . I got roastered for Jakarta and Perth flight with Airbus 330. Oh My Goodness....why they put me with wide body crews ???? I was very nervous.
I wanted to be a cabin crew but in the same time I was so nervous to join on my SNY flight. Looking my ALL SENIOR CREWS , it looked likes a group of crocodilles watching me to make a mistake as soon as possible...so help me GOD. I never realized it is not easy to be a cabin crew. I taught it is only smileeee and keep smileeee to everybody,every passenger, or might be smile also to every landing gears of each aircraft.
And the most important thing izzz....that was THE FIRST TIME I WENT ABROAD....I was soooo naif. I still got airsickness,vommited and headache during my flight training. Sometimes I vommited, after I have helped my passenger got airsickness on the lavatory. My passenger vommited COZ TOO MUCH DRINKING ALCOHOLIC BEVERAGES during the flight & I vommited due to am very HEADACHE FOR THE 1st TIME TRAVELLING ABROAD.....with an aeroplane.
After 3 months training, we got graduation day together with lokal crews,Japanesse crews,Thai crews & Bangladeshi crews. We should made a cultural exhibitions on each batch. We,all the Indonesian crews,batch 336 performed a traditional Minangkabau's dance and sang a song "Mana Di Mana Anak Kambing Saya". The Japanesse Crews performed " The Journey Of Sukiyaki" dance. Also the Bangladeshi crews performed a traditional dance with some jugs on their shoulders and made a small circle together.
After graduation day,we got SNY flight or Super Numery Flight . I got roastered for Jakarta and Perth flight with Airbus 330. Oh My Goodness....why they put me with wide body crews ???? I was very nervous.
I wanted to be a cabin crew but in the same time I was so nervous to join on my SNY flight. Looking my ALL SENIOR CREWS , it looked likes a group of crocodilles watching me to make a mistake as soon as possible...so help me GOD. I never realized it is not easy to be a cabin crew. I taught it is only smileeee and keep smileeee to everybody,every passenger, or might be smile also to every landing gears of each aircraft.
And the most important thing izzz....that was THE FIRST TIME I WENT ABROAD....I was soooo naif. I still got airsickness,vommited and headache during my flight training. Sometimes I vommited, after I have helped my passenger got airsickness on the lavatory. My passenger vommited COZ TOO MUCH DRINKING ALCOHOLIC BEVERAGES during the flight & I vommited due to am very HEADACHE FOR THE 1st TIME TRAVELLING ABROAD.....with an aeroplane.
Senin, 21 Maret 2011
The TruE Story Of A Cabin Crew - Part 1
For many years I never ever dream to be a flight stewardess. Coz since I was an infant, I used to get vomitted when my parents took me travelling on a jetplanes. Eventough I grew up as a teneeger, I still got airsickness on the planes. My father+My mother said I was born to be a village girl. Could not get travelling far away from my hometown Jogjakarta.
One day, my sister in law,Mbak Diana from MAS Jkt-Town Office,called me. She asked me to come at her office at WTC Building-Sudirman Street. She said she asked me to get lunch at Hokka-Hokka Bento.
On that summer afternoon I came to her office. And she asked me to wait and sit for a while. Once I looked around at her accounting department room, her boss came and passed me. He looked for awhile and asked my sister in law who's this girl ? My sister smiled and introduced me. The next day I got a phone call from her, she asked me whether I wanna be a stewaress or not in MAS ? Coz her boss asked my sister to call me for interview. That time MAS invited all foreign crews to joining with MAS.
After passed some examinations & tests, they sent 7 Indonesian girls went through to the Malaysia Airlines Flight Academy - Kelana Jaya. They provided us 5 stars hotel in downtown during flight training. Whattt a Liffffeee !!!! This looked likes Blessing From The Stars plus bonus Blessing From Disguisse from the GOD.
They trained us for about 3 to 4 months at flight academy together with Japanesse,Bangladesh,Mandarin ,
Philipinos,Korean,Thai,Mexican & South Africans Crews
One day, my sister in law,Mbak Diana from MAS Jkt-Town Office,called me. She asked me to come at her office at WTC Building-Sudirman Street. She said she asked me to get lunch at Hokka-Hokka Bento.
On that summer afternoon I came to her office. And she asked me to wait and sit for a while. Once I looked around at her accounting department room, her boss came and passed me. He looked for awhile and asked my sister in law who's this girl ? My sister smiled and introduced me. The next day I got a phone call from her, she asked me whether I wanna be a stewaress or not in MAS ? Coz her boss asked my sister to call me for interview. That time MAS invited all foreign crews to joining with MAS.
After passed some examinations & tests, they sent 7 Indonesian girls went through to the Malaysia Airlines Flight Academy - Kelana Jaya. They provided us 5 stars hotel in downtown during flight training. Whattt a Liffffeee !!!! This looked likes Blessing From The Stars plus bonus Blessing From Disguisse from the GOD.
They trained us for about 3 to 4 months at flight academy together with Japanesse,Bangladesh,Mandarin ,
Philipinos,Korean,Thai,Mexican & South Africans Crews
Nikmatnya Kembali Menjadi Seorang Ibu Rumah Tangga
Tiga bulan lalu aku termangu dan terombang ambing dalam ketidakpastian perasaan. Aku sedih ketika kehilangan karir mapanku di sebuah perusahaan penerbangan swasta. Aku sempat down dan kehilangan rasa percaya diri, dari terbiasa menjadi wanita karir, tiba-tiba "do nothing and dunno who am I?" hanya karena aku tidak punya karir.
Puteri sulungku yang telah beranjak dewasa selalu memprotes padaku, Ibu sibuk cari uang muluuukkk....kapan Ibu ngurusin aku ? Aku sempat mengalami dilemma. Berhenti bekerja, asap dapur takut ga ngebul tapi kalo tetap berkarir di ibukota, aku kehilangan masa golden years putriku.
Namun AllAh SWT selalu PUNYA RENCANA INDAH DIBALIK KESEDIHANKU 3 bulan lalu......
Disaat rasa kepasrahan hati & batinku memutuskan untuk kembali ke kota kelahiraku. Aku tidak pernah menyangka ALLAH SWT membukakan pintu lebar-lebar kemudahan dan keajaiban yaitu KU DAPATKAN PUTERIKU & KU TEMUKAN JUGA KARIRKU di kota kelahiranku.
Rasanya seperti mimpi,baru 4 hari aku tinggal dirumah keluarga besarku ,ternyata aku mendapat tawaran karir yang cukup terhormat dan sesuai bidangku. ALHAMDULILLAH YA ALLAH....selalu ada kemudahan dibalik kesulitan, selalu ada kemudahan dibalik kesulitan ketika kita sudah dalam tahap kepasrahan yang amat sangat, dan hanya berteman dengan doa dan doa,serta airmata.
Salah besar jika kita sebagai wanita takut kehilangan karir yang mapan & menjanjikan. Seharusnya kita lebih TAKUT KEHILANGAN KEMAPANAN HATI PUTRA-PUTRI kita. Aku mengalaminya sendiri, dan Allah SWT memberiku hadiah jadi ibu dan punya karir yang tidak terlalu mengikat darah dan tubuh kita.
Aku sangat menikmati mengantar puteriku les bulutangkis, meski unyeng-unyengku kena smash tiba-tiba dari lawan main badminton puteriku. Lumayaaaan ternyata kalo ubun-ubun kita itu kena shuttle cock . Terimakasih yaaa Nak....bu Inong dapat smash kejutan ketika nonton pertandingan kalian
Jangan pernah takut kehilangan karir, tapi takutlah kehilangan waktu kebersamaan dengan putera-puteri kita. Rizki kita sebagai ibu, ternyata juga ditentukan dari keikhlasan hati anak-anak kita. Terimakasih Ya Allah, telah KAU perkenankan aku kembali pulang kampung....my homeland forever
Saat kutulis blog ini putera bungsuku si jagoan neon sedang sakit thypus di rumah sakit. Perjalan dan perjuanganmu masih panjang , bu Inong. Believe , Unbelieveable for Ur Future and Keep The Faith
Puteri sulungku yang telah beranjak dewasa selalu memprotes padaku, Ibu sibuk cari uang muluuukkk....kapan Ibu ngurusin aku ? Aku sempat mengalami dilemma. Berhenti bekerja, asap dapur takut ga ngebul tapi kalo tetap berkarir di ibukota, aku kehilangan masa golden years putriku.
Namun AllAh SWT selalu PUNYA RENCANA INDAH DIBALIK KESEDIHANKU 3 bulan lalu......
Disaat rasa kepasrahan hati & batinku memutuskan untuk kembali ke kota kelahiraku. Aku tidak pernah menyangka ALLAH SWT membukakan pintu lebar-lebar kemudahan dan keajaiban yaitu KU DAPATKAN PUTERIKU & KU TEMUKAN JUGA KARIRKU di kota kelahiranku.
Rasanya seperti mimpi,baru 4 hari aku tinggal dirumah keluarga besarku ,ternyata aku mendapat tawaran karir yang cukup terhormat dan sesuai bidangku. ALHAMDULILLAH YA ALLAH....selalu ada kemudahan dibalik kesulitan, selalu ada kemudahan dibalik kesulitan ketika kita sudah dalam tahap kepasrahan yang amat sangat, dan hanya berteman dengan doa dan doa,serta airmata.
Salah besar jika kita sebagai wanita takut kehilangan karir yang mapan & menjanjikan. Seharusnya kita lebih TAKUT KEHILANGAN KEMAPANAN HATI PUTRA-PUTRI kita. Aku mengalaminya sendiri, dan Allah SWT memberiku hadiah jadi ibu dan punya karir yang tidak terlalu mengikat darah dan tubuh kita.
Aku sangat menikmati mengantar puteriku les bulutangkis, meski unyeng-unyengku kena smash tiba-tiba dari lawan main badminton puteriku. Lumayaaaan ternyata kalo ubun-ubun kita itu kena shuttle cock . Terimakasih yaaa Nak....bu Inong dapat smash kejutan ketika nonton pertandingan kalian
Jangan pernah takut kehilangan karir, tapi takutlah kehilangan waktu kebersamaan dengan putera-puteri kita. Rizki kita sebagai ibu, ternyata juga ditentukan dari keikhlasan hati anak-anak kita. Terimakasih Ya Allah, telah KAU perkenankan aku kembali pulang kampung....my homeland forever
Saat kutulis blog ini putera bungsuku si jagoan neon sedang sakit thypus di rumah sakit. Perjalan dan perjuanganmu masih panjang , bu Inong. Believe , Unbelieveable for Ur Future and Keep The Faith