Jumat, 25 Maret 2011

### MARET DI KOTA DILI ( complimentary for MAS ANANG ) ###

Pagi ini berhubung MISS ATMINI - The Queen of  Mountain Sumbing has coming yet to my home. Jadi jabatan kehormatan yang diberikan oleh Ibundaku sbg amanah nan mulia untukku selama Miss Mountain Sumbing tersebut masih off air, adalah diriku yang menjadi deputy care taker tukang sapu-sapu, pel-ngepel and jemur menjemur,ng'gosok klambi dirumah. Untuk itu sebelum melakukan fitness tradisional tersebut aku harus mengisi perutku full tank. Sambil menonton acara gossip disemua stasiun tipi, aku pencetin channel 1 ampe channel 10. Alhasil semua tipi seragam menayangkan acara wedding party-nya sang diva dg termos-nya. Sampai - sampai berita seputar indonesia siang pun ikut menayangkannya.

Yang menarik bukan sang diva-nya bagi aku, sebagai pemerhati masalah sosial ( aku mengangkat diriku sendiri untuk jabatan ini, jadi jangan ada yang protes ! ). Pemerhati masalah sosial ato memperhatikan berita gossip selebriti yang bisa dimulai dari teeeennggg jam 06:00 wib dr sebuah stasiun tipi swasta sampai nanti malam jam 20:00 wib. Mas Anang sang du-gem, duda gembira / duda gemerlap datang dg pasangan barunya yang emang original cantik dari sejak lahir.

Saluuuuut dech buat Anang dengan semua yang telah ia lalui dalam kehidupan pernikahannya, sebagai seorang lelaki, Kayaknya cuma satu per seribu orang yang bisa berjiwa besar seperti Anang. Apalagi dia laki-laki.
Aku angkat topi plus angkat 4 jempoooollll kuw ( jempol kaki kanan-kiriku ditambah jempol jari tangan aku kanan-kiri - aku angkat ke atas semua buat dia ). Sudah datang ke pernikahan sang diva, masih ikhlas  mendonasikan lagu pula dipestanya. Pelukan lagi dengan termosnya.....serasa melihat a real drama reality show. Mas Anang ....kayaknya nich akting si Mandala Shoji pun masih kalah jauuuuhhh dengan sikapmu yang begitu santai & gak basi dipesta tersebut.
Orang Jawa bilang itu yang dinamakan duwe watak SATRIO. Ngluruk tanpo bolo, Menang tanpo ngasorake. YOU ARE A REAL GENTLEMAN, Mr. Anang.
Nggak banyak bicara, tapi langsung ngasih contoh keanak-anaknya dengan sikap dan perbuatan dalam mengendalikan emosi. AKU JELAS BELUM TENTU BISA SEPERTI ANANG, padahal aku seorang wanita dan seorang Ibu ( HuuuuHHHH, menyedihkan sekali kamu Inong masa kalah sama cowo, kamu kan perempuan. Per - EMPU -an, seorang wanita yang di "Mpu"kan oleh anak-anakku. Aku harus jujur ( kayak lagunya Keris Patih aje ) , Emotion Quotationku cuma seujung kuku ibu jarinya mas Anang. Baru lihat anak gadisku dari tadi gak mau mandi-mandi sore, padahal udah masuk maghrib aja, rasanya rambutku sudah mau berdiri jegragh-jegragh seperti rambut singa massai afrika. No wonder, suatu siang si bontotku Naafi Diva pernah bilang padaku " Ibu baik dech, tapi kalo udah marah wajahnya Ibu berubah kaya SINGA PADDLE POP "  ????!@##$%^
Jadi kalo begitu Oom Anang itu wajahnya dan hatinya justru yang seperti Putri Salju kali ya dedek Naafi ? Lalu Ibu kebagian seperti ratu berhati jahat yang bertanya pada Layar LCD Flatt Screen ( kan udah jaman flatt screen sekarang cerminnya ) : " LCD, LCD flatt screen on the wall, siapakah ibu yang paling ga sabaran di dunia ini ? " Hohoho....no comment.

Seharusnya mbak diva menyanyi lagu Maret di kota Dili, karena sebentar lagi kan mo menetap di kota Dili. Sekalian bikin aja sekolah bina vokalia seperti punya Pak Pranajaya almarhum di negeri tetangga kita tersebut. Sayang banget kalo talenta menyanyi-nya berhenti, seperti komentar Bang Yos, mantan gubernur DKI thdp mbak diva tadi pagi di berita infotainment.
Tapi dalam hati kecil ku bertanya apa mbak diva tidak menyesal melepaskan pria sesabar dan soooo a real gentleman seperti Anang ?
Apapun pujian publik terhadap Anang atas jiwa dan sikap satria-nya, bagiku aku tetap SALUT SAMA IBUNDAnya Anang. Karena dia bisa seperti sekarang itu dalam mengontrol emosinya, pasti karena tempaan dari Ibundanya Anang sejak dia kecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar