Minggu, 25 September 2011

PILKADA V.E.R.S.U.S. PIL K.B.

Kemarin hari Minggu, 25 SEPTEMBER 2011, warga kota Jogja mengadakan pesta rakyat Pemilu Wali Kota Jogja periode berikutnya, menggantikan walikota paling sukses manajemennya yaitu Pak Herry Zudianto. Beliau telah terpilih menjadi walikota Jogja selama 10 tahun ini, jadi tidak bisa dipilih lagi. New new ones should replaces on his position. Konon kabarnya julukan Pak Walikota Jogja ini adalah Mr. WaGiMan alias WAlikota GIla taMAN kota.....karena hobi Pak Wali bikin taman kota dengan bunga-bunga indah di setiap sudut kota Jogja....Tapi hasilnya, downtown Jogja jadi lebih hejo...ga kalah asri dengan Braga Street di Bandung.

Tentu saja aku dan keluargaku ikut mencoblos sesuai hati nurani masing-masing tanpa ada paksaan. Meski selama 2 minggu ada banyak brosur dikirim via pos ke rumah kami, untuk pilih kecap A, kecap B atau kecap C dengan keunggulan & kedigdayaan masing-masing Calon Pasangan Walikota . Sejujurnya aku bertanya berapa sih modal kampanye dan promosi untuk jadi calon walikota itu ? Ada yang bilang gosipnya nech, sekitar Rp.3 sampai Rp.5 Milyar... Waaaooww... jumlah hepeng yang cukup fantastis banget yach.
Untuk pertama kalinya aku punya pengalaman mencoblos pemilu walikota. Jadi ogut harus berpartisipasi kali ini. Aku tidak mau kalah dengan ibunda suri ratu yang udah datang mencoblos sejak pagi hari...sebelum ikut katering nganten di gedung Sidomukti.

Satu per satu slogan dan jargon masing-masing Calon Walikota dengan pesan janji surgawi,baik per pos atau melalui media massa lokal. Kadang Ibuku yang sedang asyik menyiram taman di depan rumah... tiba-tiba kedatangan tamu , mereka memperkenalkan diri sebagai team sosialisasi program kecap A. Mereka melakukan personal briefing kepada ibuku. Ibuku dengan seragam daster batik resminya manggut-manggut & terkadang tersenyum simpul mendengarkan pesan surgawi yang ditawarkan. Jika mereka bertanya ", Apakah Ibu sudah memahami program kesejahteraan yang ditawarkan jika kecap kami menang nanti ? "
As Usuall... Ibu Suri menjawab " Iya Dik, saya sudah memahami. Tapi maaf, saya sebentar lagi mau arisan ibu-ibu , gimana ya ?" ....Hmmmm....telah terjadi pengusiran secara halus melawan kampanye politik secara halus di rumahku sore itu.
Ketika aku investigasi kenapa Ibu Suri begitu ? Ibuku bilang, capeeekkk dengerin penjelasan promosi kecap A yang panjang. Belum lagi ketika disodorin amplop kotak tebal, Ibu Suri sudah berbinar-binar membayangkan siapa tahu ada ang pao didalamnya...Ternyata ketika dibuka oleh ibu suri, dalam amplop isinya cuma 3 lembar leaflets program kerja kecap A selama 5 tahun ke depan. Kasihaaan Ibundaku....No Money Politics At All Here.

Seru juga mengikuti proses pemilu walikota kali ini.
Dear All Good Viewers..., tahukah anda hal yang menarik perbedaan antara Pilkada dengan Pil K.B. ?
Di PILKADA, seadainya "JADI" kepala daerah, rata-rata HASILnya suka "LUPA" dengan janji surgawinya.
Di PIL K.B. kita diberi penyuluhan, seandainya "LUPA" minum pil-nya, pasti langsung "JADI" HASILnya.
Menurutku itulah perbedaan mencolok hasil produksi dari Pilkada dengan Pil K.B.

Ada pula promosi kecap lain yang mengatakan jikalau menang pilkada, maka gaji walikota yang beliau terima tidak akan diambil. Tapi akan dialokasikan untuk hal kepentingan masyarakat sosial yang lainnya.
Bagiku statemen beliau menarik untuk dicerna. Karena Presiden kami saja, tiap bulan masih tetap mengambil gaji officialnya as a President. Bahkan beliau  pernah complaint kalau gajinya tidak pernah naik-naik selama menjabat sebagai Presiden R.I. Jadi siapakah gerangan beliau yang tidak membutuhkan gaji resmi jabatan tersebut ?
Secara banyak banget anak bangsa usia produktif saat ini yang masih susah mencari lowongan pekerjaan apalagi mencari uang. Pasti beliau anak orang kaya raya sampai sanggup mengeluarkan statemen seperti itu.
Menurutku kalaupun beliau punya niatan yang mulia seperti itu, janganlah di-published dulu ke masyarakat. Cukuplah dengan bijak dia lakukan saat terpilih nanti. Sehingga tidak terkesan takabur & kontra, disaat kebanyakan orang masih susah mendapatkan lapangan kerja real di daerah. The Right Sentences on The Right Place and The Right Times.
Atau orang Jawa bilang " Ngono Yo Ngono....Ning Ojo Ngomong Kaya Ngono"

Kamis, 08 September 2011

Cooking Is Amazing

Today I am not going to the office. Coz I have planned for cooking. Our maid hasn't come back yet from her village. After lebaran time, we have a lot of works to do at home. Usually I cook and make a light  breakfast first, then I go to my office. Goooshhh...,believe me Honey, living without maid and still working at the office  are damned too tired. Xiexiexie, I think I need to spoiled my mind & my body on a traditional spa for awhile, after tight schedule of lebaran anniversary.

Some vegetables sellers are not open yet. May be they also haven't came back from their native hometown for long holiday. On normal day, they used to be offering their vegetables in front of our house by knocking the door. But all street sellers are still gone away.
So I just cooked what ever we have on the fridge. My Mom complained that she always get bored to eat opor ayam and ketupat during Syawal. She said she wants to eat tempe, sambal terasi and mixed vegetables fried.
Fine, these kind of foods are simple dishes. You just pour some onions and a little bit of salt and fried on it till you get the flavour as you want. We have a bunch of chicken slices that we can make a traditional chicken fried dish.

Long time ago, when I was young - I thought that cooking is difficult and needs some hard work to do.
But it is totally wrong. When you are cooking with all your heart, the energy is releasing your stress. And you got the happy emotion when you sliced the onions,chillies and prepare all the stuffs. Actually cooking is just like your another hobbies. The more you get the time to practise at home, the more you get the achievement on cooking. When you get the feeling, you get the flavours. Even if you found a difficult recipee , you still can enjoy the cooking time by exploring on it. Let's say ..... it is learning by doing hobby.
Some people said " Don't Try This At Home ! ", Unless for a special cooking time, I should say : " TRY THIS AT HOME, WHEN YOU GET BORED OR STRESS ON YOUR LIFE. CAUSE COOKING IS REALLY AMAZING "
Ladies, If you feel envy, got a bad hair day or bad mood....Please, don't go to your boyfriend. Just go to the kitchen, get some new recipee and invite your love ones to taste it after all. Then he would love you more then yesterday.

I just got an sms from my Boss that he asked me what's happened , why I am not working today ? I just tell the truth. I am sorry Boss - I am off today, cause I have to do some domestic works on my home due to my maid still get her happy holiday. He replied my sms : " Waaahhh, ternyata bisa masak and setrika juga toh ? Siiippp ....Mantab "
SEE.....It Is Amazing, right ?!!!  Even your Boss will not angry to you, when he knows that you are absence due to COOKING AT HOME . Thank You for understanding me, Boss.....

Minggu, 04 September 2011

Nga-"BEKTEN", Raja Kami Masih Dicintai Oleh Para Kawulo Rakyatnya

Selasa Pahing, Wuku Madangkungan, Tanggal 5/ September/ 2011 - Wulan Sawal 1432 H

Kawulo sedhanten sakeluargi sowan hing ngarsanipun panjenengan - Sepisan ngaturaken kawilujengan - Kaping kalih ngaturaken sungkeming pangabekti. Hing saklajengipun, ngaturaken sedaya lepat, lampah setindak wiraos saklimah hingkang mboten ndadosaken renaning penggalihipun panjenengan sedhanten - Kepareng kawula sakeluargi, kaparingana pangapunten lumunturing sih samudro pangaksami.
Wusono nyuwun tambah berkahing pangestu, mugi sedanten pangangkahipun kasembadan sedaya. Amiiin

" Yo, ng'Ger putro-putriku sing sun gadhang-gadhang kabeh.
Aku jejering wong tuwo ugo akeh lupute. Aku yo njaluk pangapuramu. Dening pandongaku kabeh anak turunku dadiyo wong kang becik lan utomo - Ora nerak angger-anggering agama lan negara. Gampang leh hanggolek sandang, papan lan pangan. Turah -turah nganthi kurang wadhah. Kelakon kabeh panjangkamu ugo kang mbok sedyani ning atimu, ng'Ger.... "

Begitulah tiap tahun kata-kata yang selalu always kami ucapkan dan kami dengar dari sejak kecil sampai kami sekarang sudah mulai tumbuh rambut uban dikepala kami. Orang bijak bestari berkata , jangan di cat uban2 rambut kita, karena uban itu adalah sinar penerang kita, sebagai penunujuk jalan menuju lorong surgawi kelak. Duuuuhhhh, emang gak ada yang bawa torch-light atau senter yaaaa, disana ?
Sejak kecil kami diajari "Lampah Dhodhok" (berjalan ngesoth dilantai menggunakan kedua lutut kita sebagai penahan)  untuk ngabekten dan sungkeman kepada para sesepuh eyang kami tiap bulan Syawal. Sampai dengkul lutut ini pada bertanda putih2 dikulitnya. Saat itu kami punya banyak eyang untuk disungkemi nyuwun pangabekten di ruang Senthong Tengah , pendapa Wasesonegaran.
Hal yang paling menyenangkan adalah saat sungkeman kita para KRUCIL cucu-cucu sampai cicit-cicit selalu mendapat hadiah ang pao LEBARAN. Seingatku dulu, kami para Krucil mendapat ang pao berupa segepok recehan hepeng logam nominal, seratusan atau seribuan baru dan selalu sebanyak 10 keping atau 10 lembar yang diikat dengan plastik / amplop putih mungil.
Can you imagine... berapa banyak ang pao yang kami dapat saat itu ??? Karena kami punya banyak Eyang yang semua rata-rata pengusaha batik.....Hehehe, hanya modal ngesoth dikarpet merah sungkem, kadang kita bisa dapat Rp.50.000 - Rp.100.000 ( Untuk ukuran ditahun 1980 - 1995an, duit sebanyak itu lumayan buanyyyaaak )

Sama seperti pagi ini yang kulihat di Alun-Alun Utara Kraton Jogja, banyak orang dari berbagai kelompok dan ormas semua berbondong-bondong ber-Syawalan ria dengan raja kami. Dari pintu gerbang utama depan Museum Sonobudoyo sampai depan Kraton udah penuuuuhhh, orang berbaris antri dengan sabar masuk Kraton untuk ngabekten dengan Raja-nya. Ada yang berbaris membawa panji bendera merah-putih. Ada juga yang berbaris memandu replika "Gunungan". Kayaknya hari ini semua pegawai instansi pemerintah juga gak kerja, tapi sowan ngabekten termasuk para wakil parpol. Alun-Alun Utara, Jalan KHA Dahlan sampai pertigaan Jalan Nyai Ahmad Dahlan tumpegh-bleeeghhh penuh macet.
Itulah bedanya orang Jogja dengan orang Jakarta....Orang Jogja sabaaarrrr untuk antri padahal puaaanaaasss luar biasa di tengah Alun-Alun untuk antri, dan tidak ada demo "anti penguasa/raja". Semua ridla dan ikhlas untuk bertemu dengan Sinuwun kami. Raja kami sangat ngemong dengan apa maunya rakyat. " Suara rakyat adalah Suara Tuhan " Itu sebabnya Sinuwun kami mengadakan open house lebaran hari ini di Kraton. Karena Sinuwun ingin mendengar & menyapa "suara-suara Tuhan". Satu hal yang banyak tidak dipunyai oleh para pejabat Ibukota.

Yang menjadi pertanyaanku , apa nggak pegel ya asto( tangan )-nya Sinuwun ? Menerima semua uluran dan jabat tangan kawulo yang jumlahnya ribuan dari pagi sampai sore ini ? Pasti ada juru petegh Sinuwun ( tukang pijat ) yang sudah stand by 1 and stand by 2 untuk mengantisipasinya malam ini.
Apapun pemandangan santun & tertib dari rakyat Jogja yang terlihat gembira dari tadi pagi, tetap menunjukkan bahwa kami masih mencintai Raja kami. Sama seperti kami mencintai ayahanda Sinuwun almarhum Sri Sultan IX yang sebelumnya. Tahta mereka memang diperuntukkan bagi kesejahteraan dan ketenangan rakyat Jogja.

***** R..E..a..D.. M..y.. L..I..P..S *****

                                           AirAsia Boeing 737-300 Crews

                                                 Airbus 320-200 Crews

                                       Ibu nd DedeK Naafi Diva Ananggawarman Pawaka

                        Naafi Diva Ananggawarman Pawaka on his 1st year of elementary school