Selasa, 12 April 2011

TIPS UNIQUE NAN ANEH BUANGETDZ DARI IBUNDAKU

Beberapa hari ini Ibu Suri Ratu ( begitu aku menyebut ibundaku ) getol meminta Pak Radji tetanggaku buat memangkas semua dahan,daun-daun pohon mangga dan daun-daun belimbing wuluh depan rumahku. Karena Ibu Suri kegelian ngeri liat invasi ulat-ulat bulu di sejumlah daerah Jawa - Bali. Meski awan mendung dan hujan menggelantung Mister Radji setia menjalankan titah Ibu Suri. Semua daun dipangkas abis tinggal batang mangga dan batang pohon belimbing wuluh menjulang gundul.

Tapi dari semua keanehan yang menggelikan itu, aku cuma agak sedikit bingung. Tiap seminggu sekali Ibu Suri Ratu turun tahta untuk mengecek keadaan tanaman kesayangan beliau sambil membawa sebungkus AJINOMOTO yang isinya 250 gram. Anehnya penyedap rasa masakan ini dibawa keliling Ibu Suri tidak didapur, tapi dikocrotin di semuuuaaaaa pot-pot tanaman koleksi ibu Suri. Walhasil aku melihat ibundaku membumbui semua pot depan rumah dengan ajinomoto kesayangannya. gurlzzzzz.....any idea of that ? <!@#$%

Menurut pengalamanku pupuk tanaman itu bisa diambil dari pupuk kandang atau kompos. Tapi Ibundaku punya tips jitu yang agak aneh, memberi asupan tanaman hias dengan penyedap rasa. Promosi beliau jika tanaman pot dikocrotin penyedap rasa ,maka daunnya akan makin lebat dan indah. Bahkan sering aku berpikir, bisa jadi jika daunnya aku petik dan aku kunyah pasti guriiiih mhaaakkk nyhuuuzzzh.

Keanehan tidak hanya berhenti disitu. Setelah Ibu Ratu mengejutkan aku dengan penemuan bioteknologi ala ajinomotonya.....Sore hari ketika aku habis mandi & diluar masih hujan....Lagi-lagi ibundaku sibuk dikamar mandiku memandikan 3 ekor anak emas kesayangannya....berbentuk Kura-Kura Hijau.
Kali ini bukan masalah memandikan kura-kuranya. Tapi ibuku berubah profesi menjadi dokter hewan dadakaan. Sudah beberapa hari ini leher kura-kuraku ada jamurnya. Jadi setiap pagi aku beri makan, ketiga kura-kura ninja itu ngambegh gak mau makan, mungkin karena lehernya pada gatal.
Setelah menganalisa beberapa saat, Ibunda Ratu Suri memutuskan air rendaman kura-kura harus dicampur dengan cairan Abothyl yang biasa buat sariawan. W.H.A.A.A.T.T.T....kali ini aku tidak setuju !!!! Aku beradu argumen dengan ibuku dikamar mandi,sambil memandang 3 kura-kura budukan itu. Menurutku mencampur cairan Abothyl dengan air kolam kura-kura bisa bikin trio kwek-kwek itu mati. Tapi seperti biasanya, sabda sang pandhita ratu tetap tidak bisa dirubah !!!...Mereka harus diobatin dengan cairan Abothyl supaya jamurnya hilang. Padahal aku maunya kura-kura itu aku bawa kerumah Oom aku yang dokter hewan. Tapi kata ibu suri tidak perlu, karena beliau yakin cairan penghanjur jamur sariawan manusia itu juga bisa menghancurkan jamur kura-kura Ibunda Suri. O La La....The Queen Mother...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar